Setapak Langkah – 27 Juni 2026 | Kementerian Sosial (Kemensos) bekerja sama dengan Tentara Nasional Indonesia (TNI) meluncurkan program baru yang melibatkan seribu taruna Akademi Militer (Akmil) untuk melatih siswa Sekolah Rakyat. Program ini bertujuan memperkuat karakter dan kedisiplinan, khususnya dalam hal kerapian dan kebersihan lingkungan belajar.
Taruna tingkat satu dan dua dari Akmil ditugaskan sebagai pembimbing langsung di sejumlah Sekolah Rakyat yang tersebar di beberapa provinsi. Mereka tidak hanya memberikan materi akademik, tetapi juga mengajarkan nilai‑nilai militer seperti kedisiplinan, kerja sama, dan rasa tanggung jawab.
- Pelatihan karakter: Taruna mengadakan sesi motivasi mingguan untuk menanamkan etika kerja dan rasa hormat.
- Pengawasan kebersihan: Setiap kelas memiliki “penjaga kerapian” yang dibimbing oleh taruna, memastikan lingkungan tetap rapi.
- Pengembangan soft skill: Aktivitas kelompok diarahkan untuk meningkatkan kemampuan komunikasi dan kepemimpinan siswa.
Program ini diharapkan dapat menurunkan tingkat kekacauan di kelas, meningkatkan motivasi belajar, serta menumbuhkan rasa kebanggaan terhadap institusi pendidikan. Selain itu, keterlibatan taruna diharapkan menjadi jembatan antara dunia militer dan masyarakat sipil, memperkuat kepercayaan publik terhadap TNI.
Implementasi dimulai pada kuartal pertama 2024 dengan evaluasi berkala setiap tiga bulan. Data awal menunjukkan peningkatan kebersihan kelas sebesar 30% dan partisipasi siswa dalam kegiatan ekstra kurikuler meningkat signifikan.
Keberhasilan program ini dapat menjadi model bagi kementerian lain dalam mengoptimalkan sumber daya manusia militer untuk mendukung agenda pembangunan sosial.