Setapak Langkah – 25 Juni 2026 | Jin Sakhr adalah sosok jin yang muncul dalam kisah klasik Islam terkait masa pemerintahan Nabi Sulaiman alaihissalam. Dikenal memiliki kecerdasan dan kekuatan yang menyaingi manusia, Jin Sakhr sempat melancarkan kudeta terhadap kerajaan yang dipimpin oleh Nabi Sulaiman.
Pada masa itu, Nabi Sulaiman memerintah tidak hanya atas manusia, tetapi juga atas sejumlah jin yang bekerja membangun istana, menulis kitab, dan mengatur urusan kerajaan. Jin Sakhr, yang merasa tidak puas dengan kedudukan yang diberikan, memutuskan untuk merebut takhta dengan bantuan sebagian jin lainnya.
- Motivasi kudeta: Keinginan untuk menguasai kerajaan dan menolak kepatuhan kepada perintah Nabi.
- Tindakan awal: Jin Sakhr menggalang pasukan jin, memanfaatkan kemampuan supranatural mereka untuk mengintimidasi para penghuni istana.
- Respon Nabi Sulaiman: Dengan kebijaksanaan dan kekuatan yang diberikan Allah, Nabi Sulaiman mengirimkan surat perintah yang memerintahkan Jin Sakhr untuk kembali tunduk.
Namun, Jin Sakhr menolak, sehingga terjadilah pertarungan antara kekuatan spiritual Nabi Sulaiman dan pemberontakan jin. Dalam pertempuran tersebut, Allah menurunkan bantuan berupa angin yang menahan langkah Jin Sakhr, sehingga ia terpaksa mundur dan menyerah.
Setelah kekalahan, Jin Sakhr dipaksa kembali ke posisi semula dan dilarang mengulangi tindakan pemberontakan. Namun, tradisi menyebutkan bahwa Jin Sakhr kembali menguasai sebagian wilayah kerajaan pada tanggal 10 Muharram dalam kalender Hijriyah, menandai akhir sementara dari penaklukan Nabi Sulaiman atas makhluk halus tersebut.
Kisah ini tidak hanya menyoroti kebijaksanaan Nabi Sulaiman dalam mengelola kerajaannya, tetapi juga mengajarkan tentang batasan kekuasaan manusia dan makhluk lain serta pentingnya ketaatan kepada perintah Ilahi.