Setapak Langkah – 23 Juni 2026 | Pemerintah menunda pelaksanaan penyaluran insentif pembelian sepeda motor listrik selama satu bulan, yang semula dijadwalkan mulai bulan ini.
Penundaan ini diumumkan oleh Kementerian Keuangan dalam sebuah pernyataan resmi, menyebutkan bahwa langkah tersebut diperlukan untuk menyelesaikan beberapa hal teknis dan administratif yang masih belum final.
- Penyesuaian regulasi perpajakan dan bea masuk yang berkaitan dengan kendaraan listrik.
- Penyelarasan anggaran pada tahun anggaran 2024 agar dana insentif dapat tercukupi.
- Koordinasi dengan produsen motor listrik guna memastikan ketersediaan stok yang memadai.
Impact yang diharapkan antara lain:
| Aspek | Perkiraan Dampak |
|---|---|
| Penjualan motor listrik | Penurunan sementara sekitar 10-15% pada kuartal berikutnya. |
| Emisi karbon | Penundaan adopsi kendaraan bersih dapat menunda pengurangan emisi nasional. |
| Pendapatan pemerintah | Pengurangan penerimaan pajak kendaraan bermotor konvensional diperkirakan tetap stabil. |
Pemerintah menargetkan bahwa insentif akan kembali berjalan pada awal bulan depan, dengan prosedur pendaftaran yang lebih terstruktur serta mekanisme verifikasi pembeli yang lebih ketat.
Para pemilik motor konvensional dan calon pembeli motor listrik diharapkan memantau pengumuman resmi selanjutnya untuk mengetahui detail cara mengajukan insentif.