Setapak Langkah – 20 Juni 2026 | Asosiasi pelaku usaha logistik menyatakan dukungan penuh terhadap inisiatif pemerintah yang berfokus pada penguatan tata kelola impor serta kelancaran rantai pasok. Langkah ini dianggap penting untuk meningkatkan efisiensi perdagangan internasional serta menurunkan biaya logistik bagi pelaku bisnis di dalam negeri.
Langkah Pemerintah yang Diharapkan
- Implementasi sistem single window terintegrasi untuk semua dokumen impor.
- Peninjauan ulang tarif dan pajak yang dapat menambah beban biaya pada rantai pasok.
- Peningkatan koordinasi antar lembaga terkait, termasuk bea cukai, perhubungan, dan kementerian perdagangan.
- Penerapan mekanisme monitoring real‑time untuk mengidentifikasi hambatan logistik secara cepat.
Asosiasi juga menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, perusahaan logistik, dan pihak swasta dalam mengoptimalkan infrastruktur pelabuhan serta jaringan transportasi darat. Dengan sinergi tersebut, diharapkan dapat tercipta ekosistem perdagangan yang lebih responsif terhadap dinamika pasar global.
Selain itu, asosiasi mengusulkan pelatihan reguler bagi tenaga kerja di sektor logistik agar lebih siap menghadapi perubahan regulasi dan teknologi baru. Investasi pada sumber daya manusia dianggap sebagai faktor kunci dalam meningkatkan produktivitas dan kualitas layanan logistik nasional.
Jika kebijakan ini berhasil diimplementasikan, manfaatnya tidak hanya dirasakan oleh importir, melainkan juga konsumen akhir melalui penurunan harga barang impor dan peningkatan ketersediaan produk di pasar domestik.