Setapak Langkah – 18 Juni 2026 | Hari Asyura, yang jatuh pada tanggal 10 Muharram, memiliki tempat khusus dalam tradisi Islam. Pada hari tersebut umat Muslim dianjurkan melakukan sejumlah amalan yang memiliki nilai spiritual tinggi serta mengingat peristiwa penting dalam sejarah Islam.
Amalan-amalan yang Dianjurkan pada Hari Asyura
- Puasa sunnah pada tanggal 10 Muharram, yang diyakini dapat menolak dosa dan menambah pahala.
- Shalat sunnah berupa dua rakaat setelah shalat Dzuhur atau Maghrib, dengan niat khusus memohon ampunan.
- Memberikan sedekah kepada fakir miskin, terutama makanan atau uang, sebagai bentuk kepedulian sosial.
- Membaca doa-doa yang diriwayatkan dari Nabi Muhammad SAW, seperti doa memohon perlindungan dan keberkahan.
Hadis tentang Keutamaan Hari Asyura
- Hadis riwayat Abu Hurairah, bahwa Nabi bersabda, “Puasa pada hari Asyura akan menolak dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang.”
- Hadis dari Imam Ahmad, yang menyebutkan bahwa orang yang berpuasa pada Asyura akan memperoleh pahala seperti puasa enam hari bulan Sha’ban.
- Hadis lain menyebutkan keutamaan memberi makanan kepada orang yang berpuasa pada hari Asyura, yang pahalanya berlipat ganda.
| Hadis | Riwayat | Keutamaan |
|---|---|---|
| Puasa pada Asyura menolak dosa setahun yang lalu dan yang akan datang | Abu Hurairah | Pengampunan dosa |
| Puasa Asyura setara puasa enam hari Sha’ban | Imam Ahmad | Pahala tambahan |
| Memberi makan kepada yang berpuasa pada Asyura | Hadis lain | Pahala berlipat ganda |
Dengan memperbanyak amalan dan menghayati makna hari Asyura, umat Islam tidak hanya mendapatkan pahala, tetapi juga memperkuat ikatan spiritual serta meneladani semangat pengorbanan yang tercermin dalam peristiwa sejarah. Semoga setiap langkah kebaikan pada hari istimewa ini membawa keberkahan bagi individu dan komunitas.