Setapak Langkah – 17 Juni 2026 | Kapten timnas Argentina, Lionel Messi, mencatatkan serangkaian rekor penting dalam sejarah Piala Dunia setelah berhasil mencetak hattrick melawan Aljazair pada fase grup turnamen. Penampilan gemilangnya tidak hanya membantu Argentina meraih kemenangan, tetapi juga menambah daftar prestasi pribadi yang semakin mengukuhkan statusnya sebagai salah satu pemain terbesar dalam sepak bola modern.
Berikut beberapa rekor yang berhasil dipecahkan Messi dalam laga tersebut:
- Menjadi pemain tertua yang mencetak hattrick di Piala Dunia, mengukir prestasi pada usia 36 tahun.
- Menjadi pemain pertama asal Amerika Selatan yang mencetak hattrick dalam satu pertandingan Piala Dunia sejak era modern.
- Mengungguli rekor total gol Piala Dunia untuk Argentina, melampaui gol-gol yang pernah dicetak oleh Gabriel Batistuta.
- Menjadi pemain dengan penampilan terlama (dalam menit) yang berhasil mencetak hattrick di turnamen tersebut.
- Menambah total gol Piala Dunianya menjadi 15, menempatkan dirinya di antara lima pemain terbanyak mencetak gol di sejarah turnamen.
Selain catatan individu, hattrick Messi juga berdampak signifikan bagi tim. Gol-golnya membuka keunggulan awal, sementara gol ketiga menegaskan selisih yang sulit dikejar oleh Aljazair. Keberhasilan ini memperkuat posisi Argentina di grup dan meningkatkan peluang melaju ke fase knockout.
Para analis sepak bola menilai bahwa kemampuan Messi untuk tetap produktif secara fisik dan teknis di usia menengah menandakan evolusi luar biasa dalam kariernya. Keuletan, visi permainan, serta kemampuan penyelesaian akhir yang tetap tajam menjadi faktor utama yang memungkinkan ia terus menambah koleksi rekor di panggung paling bergengsi.
Dengan pencapaian ini, Messi tidak hanya menambah kebanggaan bagi pendukung Argentina, tetapi juga menulis babak baru dalam sejarah Piala Dunia yang akan dikenang selama bertahun‑tahun.