Setapak Langkah – 14 Juni 2026 | Kredit perbankan Indonesia mencatat pertumbuhan sebesar 9,98% pada periode hingga April 2026, sementara dana pihak ketiga (DPK) meningkat 11,40% dalam rentang waktu yang sama. Angka-angka tersebut menandakan sektor perbankan berhasil mempertahankan laju ekspansi meski kondisi ekonomi global masih penuh tantangan.
Berikut rangkuman data utama:
| Indikator | Pertumbuhan |
|---|---|
| Kredit Perbankan | 9,98% |
| DPK (Deposito) | 11,40% |
Direktur Eksekutif Asosiasi Perbankan Indonesia (APBI), Hery Gunardi, menegaskan bahwa kepercayaan publik terhadap sistem perbankan tetap kuat. Ia menambahkan bahwa likuiditas bank berada pada posisi yang sehat, berkat peningkatan simpanan masyarakat serta manajemen risiko yang ketat.
Para analis menilai bahwa pertumbuhan kredit yang stabil akan mendukung aktivitas investasi dan konsumsi, yang pada gilirannya dapat mempercepat pemulihan ekonomi nasional. Sementara itu, kenaikan DPK mencerminkan meningkatnya kepercayaan nasabah untuk menempatkan dana mereka di bank, sehingga memperkuat basis likuiditas perbankan.
Dengan fondasi yang kuat, perbankan diharapkan dapat terus menyediakan pembiayaan yang tepat bagi sektor riil, termasuk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta proyek infrastruktur strategis. Hal ini menjadi faktor penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi jangka menengah ke depan.