Setapak Langkah – 13 Juni 2026 | Berbagai percakapan di media sosial dan forum kesehatan sering menyebutkan bahwa orang dengan golongan darah O lebih rentan mengalami kadar kolesterol tinggi. Klaim ini menarik banyak perhatian, namun apakah ada dasar ilmiah di baliknya? Pakar dari Institut Pertanian Bogor (IPB) memberikan penjelasan yang lebih mendalam mengenai hubungan antara golongan darah dan kolesterol.
Latar Belakang Mitos
Mitos ini muncul dari observasi anekdotal dan penyebaran informasi yang tidak selalu didukung data ilmiah. Beberapa orang mengaitkan sifat “agresif” golongan darah O dengan metabolisme yang dianggap lebih cepat, sehingga diyakini mempengaruhi profil lipid dalam darah.
Pendapat Pakar IPB
- Genetika keluarga
- Pola makan, terutama konsumsi lemak jenuh dan trans
- Aktivitas fisik
- Berat badan dan indeks massa tubuh (IMT)
- Merokok dan konsumsi alkohol
“Golongan darah hanyalah salah satu dari banyak variabel biologis, dan tidak dapat dijadikan patokan utama dalam menilai risiko kolesterol,” ujar Dr. Rina.
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kolesterol
| Faktor | Pengaruh Terhadap Kolesterol |
|---|---|
| Genetika | Menentukan predisposisi awal, misalnya kondisi hiperkolesterolemia familial. |
| Pola Makan | Konsumsi tinggi lemak jenuh, kolesterol, dan gula meningkatkan LDL dan menurunkan HDL. |
| Olahraga | Aktivitas rutin membantu menurunkan LDL dan meningkatkan HDL. |
| Berat Badan | Obesitas berhubungan erat dengan peningkatan trigliserida dan penurunan HDL. |
| Merokok & Alkohol | Merokok menurunkan HDL, sementara alkohol berlebihan meningkatkan trigliserida. |
Rekomendasi Praktis
Berikut langkah yang dapat diambil untuk menjaga kadar kolesterol tetap optimal, tanpa memperhatikan golongan darah:
- Perbanyak konsumsi serat, buah, sayur, dan biji-bijian utuh.
- Kurangi makanan berlemak jenuh seperti daging berlemak, produk susu penuh lemak, dan makanan cepat saji.
- Hindari atau batasi asupan gula dan makanan olahan.
- Lakukan olahraga aerobik setidaknya 150 menit per minggu.
- Jaga berat badan ideal dan hindari kebiasaan merokok.
- Lakukan pemeriksaan kolesterol secara rutin, terutama bagi yang memiliki riwayat keluarga.
Dengan fokus pada gaya hidup sehat dan pemeriksaan medis teratur, risiko kolesterol tinggi dapat diminimalisir, terlepas dari golongan darah seseorang.