Setapak Langkah – 13 Juni 2026 | Polda Metro Jaya mengumumkan alasan mengapa aksi demonstrasi yang direncanakan di Bundaran HI harus dibatalkan dan dipindahkan ke lokasi lain. Keputusan ini diambil setelah mempertimbangkan sejumlah faktor keamanan, ketertiban, dan kelancaran aktivitas publik di kawasan tersebut.
Berikut beberapa pertimbangan utama yang disampaikan oleh Polda Metro Jaya:
- Keamanan publik: Kepolisian menilai bahwa kerumunan massa di area Bundaran HI dapat menimbulkan risiko benturan antar peserta aksi maupun dengan pihak keamanan, terutama mengingat kepadatan lalu lintas dan keramaian sekitarnya.
- Kelancaran lalu lintas: Bundaran HI merupakan salah satu persimpangan utama di Jakarta. Penutupan atau pembatasan akses dapat mengganggu mobilitas ribuan kendaraan setiap harinya.
- Perlindungan fasilitas publik: Monumen bersejarah dan area sekitarnya rentan terhadap kerusakan fisik bila terjadi kerumunan besar tanpa pengawasan yang memadai.
- Potensi provokasi: Polda Metro Jaya mengantisipasi kemungkinan adanya elemen yang mencoba memanfaatkan kerumunan untuk aksi kekerasan atau vandalisme.
Untuk tetap memberikan ruang bagi warga menyampaikan aspirasi, pihak kepolisian mengusulkan relokasi aksi ke dua titik alternatif, yaitu area sekitar Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dan Patung Kuda di kawasan Senayan. Kedua lokasi tersebut dipilih karena:
- Lebih mudah dikelola oleh aparat keamanan.
- Akses transportasi publik yang memadai.
- Ruang terbuka yang lebih luas, mengurangi risiko kerusakan pada fasilitas publik.
Polda Metro Jaya menegaskan komitmen untuk melindungi hak warga untuk berpendapat sambil memastikan keamanan dan ketertiban umum tetap terjaga. Pihak kepolisian mengajak seluruh pihak terkait untuk berkoordinasi dalam penyelenggaraan aksi yang aman dan tertib.