Setapak Langkah – 11 Juni 2026 | London menandai tonggak penting lima tahun kerja sama resmi dengan ASEAN, menegaskan komitmen untuk memperdalam hubungan di berbagai bidang strategis.
Duta Besar Inggris untuk ASEAN, Helen Fazey, menyampaikan bahwa kemitraan ini telah melahirkan sejumlah inisiatif penting, mulai dari perdagangan dan investasi hingga pendidikan, teknologi, serta keamanan regional.
- Perdagangan dan Investasi: Inggris berupaya meningkatkan volume perdagangan bilateral, menargetkan pertumbuhan dua digit dalam dekade berikutnya.
- Pendidikan dan Mobilitas Mahasiswa: Program beasiswa dan pertukaran akademik diperluas, memungkinkan ribuan pelajar ASEAN belajar di universitas Inggris.
- Inovasi Teknologi: Kolaborasi dalam bidang digital, kecerdasan buatan, dan energi bersih difokuskan melalui pusat inovasi bersama.
- Keamanan dan Ketahanan: Kerjasama dalam penanggulangan terorisme, keamanan maritim, dan penanggulangan perubahan iklim menjadi prioritas.
Fazey menekankan bahwa hubungan ini tidak hanya bersifat bilateral, melainkan melibatkan dialog multilateral yang melibatkan semua negara anggota ASEAN. Ia menambahkan bahwa Inggris akan meluncurkan agenda “ASEAN‑UK Partnership 2030” yang mencakup rencana aksi tahunan.
Sejumlah pejabat ASEAN, termasuk Sekretaris Jenderal ASEAN, menyambut baik inisiatif ini dan menekankan pentingnya kerja sama yang berkelanjutan serta inklusif.
Dengan menegaskan kembali komitmen tersebut, Inggris berharap dapat menjadi mitra strategis yang dapat membantu ASEAN menghadapi tantangan global, sekaligus memperkuat posisi London sebagai pemain kunci dalam dinamika geopolitik Asia Tenggara.