Setapak Langkah – 11 Juni 2026 | Kementerian Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (PPPA) menegaskan pentingnya melindungi anak-anak Indonesia dari bahaya judi daring yang semakin merajalela. Menurut kementerian, keterlibatan anak dalam permainan judi berbasis internet tidak hanya mengancam kesejahteraan finansial keluarga, tetapi juga menimbulkan dampak sosial yang luas, termasuk gangguan perilaku, penurunan prestasi akademik, dan peningkatan risiko kecanduan.
Berbagai upaya sinergi sedang digalakkan, antara lain kolaborasi dengan platform digital, lembaga pendidikan, serta organisasi masyarakat. Pemerintah berencana memperketat regulasi dengan menambah mekanisme penyaringan konten, memperluas pelaporan aktivitas mencurigakan, dan meningkatkan sanksi bagi penyedia layanan yang melanggar.
Langkah-langkah konkret yang diusulkan meliputi:
- Penerapan sistem verifikasi usia yang ketat pada aplikasi perjudian daring.
- Pelatihan bagi guru dan orang tua tentang cara mengenali tanda-tanda kecanduan judi pada anak.
- Pengembangan program edukasi digital yang menekankan bahaya perjudian serta pentingnya literasi keuangan.
- Penegakan hukum yang lebih tegas terhadap operator yang melanggar regulasi anak.
Kementerian PPPA menekankan bahwa perlindungan anak harus menjadi prioritas bersama, dengan peran aktif semua pemangku kepentingan demi menciptakan lingkungan digital yang aman dan produktif.