Setapak Langkah – 07 Juni 2026 | Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, mengunjungi Sekolah Rakyat di Yogyakarta pada Senin (7/6/2026) dan menyampaikan kisah pribadi mengenai pengalaman masa kecilnya yang sering menjadi bahan ejekan di lingkungan sekolah.
Dalam sambutannya, Prabowo menekankan pentingnya ketahanan mental bagi generasi muda, terutama ketika mereka dihadapkan pada komentar negatif atau penilaian yang kurang adil.
Aneka contoh ejekan yang pernah ia alami
- Dipanggil “anak petani” karena latar belakang keluarganya yang berprofesi di bidang pertanian.
- Direndahkan karena tinggi badan yang lebih pendek dibandingkan teman sekelas.
- Ditertawakan karena cara bicara yang dianggap “beraksen”.
Setiap cerita diakhiri dengan pesan bahwa rasa percaya diri dan kerja keras dapat mengubah persepsi orang lain. Prabowo menambahkan bahwa pengalaman tersebut membentuk tekadnya untuk berjuang memperjuangkan kesejahteraan rakyat.
Para siswa tampak antusias, beberapa di antaranya mencatat poin-poin penting pada buku catatan mereka. Mereka menyatakan rasa terinspirasi dan berjanji untuk tidak membiarkan ejekan menghalangi impian mereka.
Acara diakhiri dengan sesi tanya‑jawab, di mana beberapa siswa menanyakan strategi mengatasi tekanan sosial. Prabowo menjawab dengan menekankan pentingnya dukungan keluarga, guru, dan komunitas serta membangun jaringan persahabatan yang positif.