Setapak Langkah – 05 Juni 2026 | China resmi memberikan persetujuan pemasaran bagi Rocbrutinib, sebuah obat antikanker bertarget yang dirancang khusus untuk mengatasi limfoma. Persetujuan ini dikeluarkan oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan China (NMPA) setelah data klinis menunjukkan efektivitas dan keamanan yang memadai.
Rocbrutinib termasuk dalam kelas inhibitor Bruton’s tyrosine kinase (BTK), yang bekerja dengan memblokir sinyal pertumbuhan sel kanker pada jaringan limfatik. Pada uji fase III, pasien yang menerima Rocbrutinib mengalami peningkatan tingkat respons objektif hingga 68% dibandingkan 45% pada regimen standar, serta memperpanjang rata‑rata masa hidup tanpa progresi (PFS) menjadi 14,2 bulan.
Keputusan ini diharapkan dapat memperluas pilihan terapi bagi jutaan penderita limfoma, khususnya mereka yang tidak merespon pengobatan konvensional. Selain manfaat klinis, peluncuran Rocbrutinib juga menambah nilai ekonomi bagi industri farmasi China, mengingat pasar obat onkologi diproyeksikan mencapai lebih dari US$ 20 miliar pada akhir dekade ini.
Berikut beberapa poin penting terkait persetujuan ini:
- Nama obat: Rocbrutinib
- Indikasi: Limfoma non‑Hodgkin tipe sel B
- Mekanisme aksi: Inhibisi BTK, menghentikan proliferasi sel kanker
- Data klinis utama: Tingkat respons objektif 68%, PFS 14,2 bulan
- Penerbit persetujuan: National Medical Products Administration (NMPA)
Dengan adanya persetujuan ini, pasien limfoma di China dapat mengakses terapi yang lebih terarah, sementara perusahaan farmasi yang mengembangkan Rocbrutinib dapat memperluas jaringan distribusi dan investasi riset lebih lanjut.