Setapak Langkah – 05 Juni 2026 | Direktur Pemasaran JIEXPO, Ralph Sceunemann, mengungkapkan bahwa sekitar 45 persen peserta dalam ajang Jakarta Fair Kemayoran (JFK) 2026 berasal dari sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Data ini menunjukkan peran penting UMKM dalam perekonomian nasional dan menegaskan komitmen penyelenggara untuk menyediakan panggung bagi pelaku usaha kecil.
Jakarta Fair Kemayoran 2026 menargetkan ribuan exhibitor dari berbagai bidang, mulai dari perdagangan, teknologi, hingga kuliner. Dari total peserta yang diharapkan, hampir setengahnya merupakan UMKM yang memanfaatkan peluang pasar besar di ibu kota. Statistik singkat dapat dilihat pada tabel berikut:
| Sektor | Persentase |
|---|---|
| UMKM | 45% |
| Korperasi dan perusahaan besar | 55% |
Berbagai inisiatif telah dipersiapkan, antara lain program mentoring, workshop digital marketing, serta akses ke layanan logistik yang mempermudah distribusi produk. Langkah‑langkah ini diharapkan dapat meningkatkan daya saing UMKM di pasar nasional dan internasional.
Para pengunjung Jakarta Fair diperkirakan akan menikmati ragam produk lokal, mulai dari kerajinan tangan, makanan tradisional, hingga inovasi teknologi buatan UMKM. Dengan proporsi peserta UMKM yang signifikan, fair ini menjadi ajang penting bagi konsumen untuk mendukung produk dalam negeri serta bagi pelaku usaha untuk memperluas jaringan bisnis.
Keberhasilan JFK 2026 dalam mengakomodasi UMKM diharapkan menjadi contoh bagi event serupa di masa mendatang, memperkuat peran sektor mikro dan kecil dalam menggerakkan pertumbuhan ekonomi Indonesia.