Setapak Langkah – 03 Juni 2026 | Perusahaan Listrik Negara (PLN) mengumumkan rencana peningkatan infrastruktur kelistrikan dengan penambahan kapasitas sebesar 1,2 gigawatt (GW). Langkah ini ditujukan untuk mendukung pembangunan data center berbasis kecerdasan buatan (AI) bernama BDx, yang akan menjadi salah satu pusat komputasi terbesar di Indonesia.
Data center BDx direncanakan akan menampung ribuan server yang menjalankan beban kerja AI, termasuk pelatihan model pembelajaran mendalam dan layanan komputasi awan. Kebutuhan energi yang tinggi menuntut jaringan listrik yang stabil dan berkapasitas besar, sehingga PLN menyiapkan jaringan transmisi dan distribusi khusus untuk proyek ini.
Rincian investasi dan kapasitas:
| Komponen | Kapasitas (MW) |
|---|---|
| Substation utama | 800 |
| Jaringan transmisi | 300 |
| Cadangan & backup | 100 |
Investasi total diperkirakan mencapai Rp 10 triliun, mencakup pembangunan gardu induk baru, perluasan jalur transmisi, serta sistem penyimpanan energi berbasis baterai untuk menjamin kontinuitas pasokan listrik.
Dengan dukungan listrik yang memadai, BDx diharapkan dapat menarik investor asing dan perusahaan teknologi lokal, memperkuat ekosistem digital Indonesia, serta menciptakan lapangan kerja baru di sektor teknik, operasi, dan riset AI.
Pengembangan infrastruktur ini selaras dengan agenda pemerintah untuk meningkatkan ketahanan digital nasional dan menurunkan ketergantungan pada pusat data luar negeri. PLN menargetkan penyelesaian fase pertama jaringan listrik pada akhir tahun 2025, sementara operasional penuh data center diperkirakan akan dimulai pada pertengahan 2026.
Keberhasilan proyek ini dapat menjadi contoh kolaborasi antara sektor energi dan teknologi, sekaligus mempercepat transformasi ekonomi Indonesia menuju industri berbasis data dan AI.