Setapak Langkah – 03 Juni 2026 | Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo menegaskan bahwa upaya pembangunan infrastruktur di Indonesia tetap berjalan lancar meski situasi geopolitik global sedang tidak menentu. Ia menyatakan bahwa faktor eksternal seperti konflik internasional dan persaingan ekonomi besar tidak menghambat realisasi proyek‑proyek strategis di tanah air.
Beberapa langkah konkret yang diambil untuk mengantisipasi potensi gangguan rantai pasok meliputi:
- Penguatan logistik domestik melalui pengembangan hub distribusi regional.
- Diversifikasi sumber bahan baku dan peralatan konstruksi.
- Peningkatan kapasitas produksi dalam negeri untuk material utama seperti semen dan baja.
Dody menambahkan bahwa monitoring secara real‑time dilakukan untuk mengidentifikasi dini jika ada indikasi penurunan pasokan atau kenaikan biaya. Hingga kini, tidak ada penundaan signifikan pada jadwal penyelesaian proyek‑proyek utama.
Ia juga menekankan komitmen pemerintah untuk tetap menargetkan pertumbuhan infrastruktur tahunan di atas 7 persen, sejalan dengan agenda percepatan pembangunan yang terintegrasi dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN).