Setapak Langkah – 02 Juni 2026 | Berau, Kalimantan Timur, kini menjadi destinasi favorit bagi pecinta alam yang ingin menyelami keindahan bawah laut serta menjelajahi hutan mangrove yang lestari. Pulau Balikukup, yang terletak di perairan berkilau, menawarkan terumbu karang yang masih relatif belum terjamah, menampilkan ragam warna dan kehidupan laut yang memukau.
Keunikan Terumbu Karang di Pulau Balikukup
Terumbu di area ini terbentuk dari struktur karang keras dan lunak, menyediakan habitat bagi lebih dari 150 spesies ikan tropis, 30 jenis moluska, serta berbagai invertebrata. Kondisi air yang jernih dengan visibilitas mencapai 12-15 meter memungkinkan penyelam melakukan deep diving hingga 30 meter.
Eksplorasi Hutan Mangrove
Di seberang perairan, hutan mangrove yang meluas menutupi sepanjang 12 kilometer pantai. Ekosistem ini berfungsi sebagai zona penyangga, menyerap energi gelombang, sekaligus menjadi tempat bertelur bagi kepiting dan udang. Pengunjung dapat mengikuti jalur trekking kayu yang dilengkapi papan informasi mengenai flora dan fauna khas mangrove.
| Lokasi | Aktivitas | Durasi |
|---|---|---|
| Pulau Balikukup | Snorkeling, Diving | 2-4 jam |
| Hutan Mangrove Berau | Trekking, Birdwatching | 1-3 jam |
Pengelolaan kawasan ini berada di bawah koordinasi Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Berau serta lembaga konservasi lokal, yang secara rutin melakukan pemantauan kualitas air dan kesehatan terumbu. Program edukasi bagi wisatawan, seperti pelatihan snorkeling ramah lingkungan, turut meningkatkan kesadaran akan pentingnya pelestarian.
Dengan kombinasi keindahan bawah laut dan hutan pesisir yang hijau, Berau menawarkan pengalaman wisata yang menyeluruh, cocok bagi petualang, fotografer alam, serta keluarga yang menginginkan liburan edukatif.