Setapak Langkah – 29 Mei 2026 | Baru-baru ini Kementerian Kelautan dan Perikanan bersama pemerintah daerah Kabupaten Berau serta Yayasan Konservasi Laut melakukan survei lapangan untuk menilai kondisi habitat peneluran penyu di wilayah pesisir Kalimantan Timur. Hasilnya menunjukkan bahwa ekosistem peneluran di kawasan tersebut berada dalam kondisi baik, atau dapat dikategorikan sebagai “hijau”.
Survei dilakukan selama tiga bulan, dari Januari hingga Maret 2024, dengan melibatkan tim ahli biologi kelautan, relawan lokal, dan penggunaan peralatan pemantauan modern. Tim mencatat data mengenai jumlah sarang, spesies penyu yang menelur, serta kualitas pasir dan vegetasi pantai.
Temuan Utama
- Jumlah total sarang yang terdeteksi mencapai 1.842 sarang, meningkat 12% dibandingkan survei tahun sebelumnya.
- Spesies yang dominan adalah Penyu Hijau (Chelonia mydas) dengan 68% total sarang, diikuti oleh Penyu Sisik (Eretmochelys imbricata) dan Penyu Belimbing (Natator depressus).
- Kualitas pasir di zona peneluran menunjukkan kandungan kepadatan optimal (35‑40% air) yang mendukung keberhasilan inkubasi.
- Vegetasi mangrove di sekitar pantai tetap terjaga, memberikan perlindungan tambahan terhadap erosi dan gangguan manusia.
Data Jumlah Telur per Spesies
| Spesies | Jumlah Telur |
|---|---|
| Penyu Hijau | 1.255 |
| Penyu Sisik | 382 |
| Penyu Belimbing | 205 |
Para peneliti menilai bahwa tingginya angka peneluran ini dipengaruhi oleh upaya konservasi yang intensif, termasuk program patroli malam, edukasi masyarakat, dan penetapan zona perlindungan peneluran yang ketat.
Namun, mereka juga mengingatkan bahwa ancaman seperti pencemaran plastik, aktivitas perikanan ilegal, dan perubahan iklim tetap menjadi risiko jangka panjang yang perlu diatasi melalui kebijakan yang lebih terintegrasi.
Dengan kondisi habitat yang masih tergolong hijau, harapan besar ditempatkan pada kelanjutan program konservasi berbasis komunitas serta peningkatan koordinasi antar‑lembaga untuk memastikan penyu-penyu tersebut dapat melanjutkan siklus hidupnya secara berkelanjutan.