Setapak Langkah – 28 Mei 2026 | Institut Teknologi Bandung (ITB) baru-baru ini memberikan komentar terkait tesis yang disusun oleh mahasiswa magister, Prihantini, serta keikutsertaannya dalam sebuah konferensi internasional. Tesis tersebut meneliti fenomena gelombang air yang dipicu oleh longsor di Pantai Miring, dengan pendekatan analitik untuk mengidentifikasi pola dan dampak potensial.
Selain menyelesaikan tesis, Prihantini juga mewakili ITB dalam sebuah konferensi internasional yang membahas teknologi mitigasi bencana. Berikut rangkuman poin penting yang disampaikan pada konferensi:
- Penggunaan model hidrodinamika berbasis data real‑time untuk memprediksi dampak longsor pada gelombang.
- Integrasi sistem peringatan dini dengan jaringan sensor di wilayah rawan.
- Kolaborasi lintas disiplin antara insinyur sipil, ahli kelautan, dan pakar kebijakan.
ITB menekankan bahwa hasil penelitian ini dapat dijadikan dasar bagi pemerintah daerah dalam merumuskan kebijakan adaptasi pesisir. Selain itu, pihak kampus berharap mahasiswa lain dapat terinspirasi untuk mengangkat tema serupa yang menggabungkan ilmu teknik dengan tantangan lingkungan.
Berikut tabel ringkas yang menampilkan data utama tesis Prihantini:
| Aspek | Detail |
|---|---|
| Judul Tesis | Kajian Analitik Gelombang Air Akibat Longsoran pada Pantai Miring |
| Program Studi | Magister Teknik Sipil, ITB |
| Metode | Analisis numerik dan simulasi hidrodinamika |
| Hasil Utama | Model prediksi gelombang berbasis parameter longsor |
Dengan dukungan institusi, diharapkan temuan ini dapat diterapkan secara luas, baik dalam skala akademik maupun operasional lapangan.