Setapak Langkah – 28 Mei 2026 | PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) menandatangani kesepakatan kerja sama dengan PT Bumi Wiralodra Indramayu (BWI) untuk memasok biomassa berupa sekam padi ke Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Indramayu. Kerja sama ini merupakan bagian dari upaya pemerintah memperkuat energi terbarukan dan mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil.
Melalui perjanjian tersebut, BWI akan menyediakan sekam padi sebanyak 3.000 ton per tahun, dengan target peningkatan pasokan hingga 5.000 ton pada tahun kedua. Sekam padi yang diproduksi dari proses pengolahan padi di wilayah Jawa Barat akan diproses menjadi pelet biomassa sebelum dikirim ke PLTU Indramayu.
Beberapa manfaat yang diharapkan dari program ini antara lain:
- Peningkatan pemanfaatan limbah pertanian sehingga mengurangi pencemaran lingkungan.
- Pengurangan emisi karbon CO₂ sebesar sekitar 12.000 ton per tahun.
- Penciptaan lapangan kerja baru bagi petani dan pekerja pengolahan biomassa di daerah Indramayu.
- Diversifikasi sumber energi listrik dengan menambah porsi energi terbarukan.
PLN EPI menegaskan bahwa penggunaan sekam padi sebagai bahan bakar akan meningkatkan efisiensi pembangkit sekaligus menurunkan biaya operasional. Sementara itu, BWI berencana mengoptimalkan rantai pasokan dengan melibatkan koperasi petani lokal, sehingga manfaat ekonomi dapat dirasakan langsung oleh masyarakat sekitar.
Kerja sama ini akan dimulai pada kuartal pertama 2024 dengan fase uji coba selama tiga bulan. Setelah evaluasi, produksi akan ditingkatkan secara bertahap sesuai dengan kebutuhan PLTU Indramayu.
Langkah strategis ini sejalan dengan target Nasional Energy Policy (Kebijakan Energi Nasional) untuk mencapai bauran energi terbarukan sebesar 23% pada tahun 2025. Diharapkan, inisiatif serupa dapat direplikasi di wilayah lain yang memiliki potensi biomassa pertanian yang melimpah.