Setapak Langkah – 28 Mei 2026 | Menteri Agama Nasaruddin Umar menegaskan bahwa Idul Adha bukan sekadar pelaksanaan ritual kurban, melainkan momentum untuk menumbuhkan rasa kebersamaan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.
- Koordinasi dengan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) untuk menyalurkan daging kurban kepada penerima manfaat.
- Pemberian kuota khusus bagi rumah ibadah yang memiliki program berbagi daging kurban.
- Peningkatan peran tokoh agama dalam mengedukasi umat tentang pentingnya berbagi.
Menag juga mengajak seluruh elemen bangsa, baik pemerintah, lembaga swadaya masyarakat, maupun warga, untuk memanfaatkan momentum Idul Adha sebagai kesempatan memperkuat nilai gotong royong. Dengan demikian, perayaan Idul Adha tidak hanya menjadi ritual religius, melainkan juga sarana mempererat solidaritas sosial di Indonesia.
Ia menutup pernyataannya dengan harapan agar semangat berbagi ini dapat berlanjut sepanjang tahun, menjadikan kebiasaan sosial yang berkelanjutan dan memberikan manfaat nyata bagi mereka yang paling membutuhkan.