Setapak Langkah – 27 Mei 2026 | Harga plastik di pasar domestik mengalami kenaikan signifikan sejak awal tahun 2024, memicu kekhawatiran di kalangan pedagang dan konsumen. Kenaikan tersebut dipicu oleh kombinasi faktor, antara lain naiknya biaya bahan baku, bea masuk yang lebih tinggi, serta fluktuasi nilai tukar dolar.
- Biaya bahan baku naik sekitar 12% dibandingkan tahun sebelumnya.
- Bea masuk plastik impor meningkat 8% sejak Januari 2024.
- Nilai tukar rupiah terhadap dolar melemah, menambah biaya produksi.
Sementara itu, momen Idul Adha yang jatuh pada akhir Juli menjadi peluang emas bagi perajin besek bambu di Kota Malang. Dengan meningkatnya permintaan akan perlengkapan ibadah yang ramah lingkungan, banyak konsumen beralih dari plastik ke bahan alami.
Perajin lokal melaporkan lonjakan penjualan besek bambu sebesar 35% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Besek ini biasanya dipakai untuk menyimpan kurban, menyajikan makanan, atau sebagai wadah kue tradisional selama perayaan.
| Bulan | Harga Plastik (Rp/kg) | Penjualan Besek Bambu (Unit) |
|---|---|---|
| Januari‑Maret 2024 | 13.500 | 1.200 |
| April‑Juni 2024 | 14.800 | 1.500 |
| Juli‑Agustus 2024 | 16.200 | 2.040 |
Para perajin mengaitkan peningkatan penjualan dengan dua faktor utama: pertama, harga plastik yang lebih tinggi mendorong konsumen mencari alternatif yang lebih murah dan berkelanjutan; kedua, kampanye kesadaran lingkungan yang digalakkan oleh pemerintah daerah dan lembaga non‑pemerintah menjadikan bambu sebagai pilihan utama.
Untuk mendukung pertumbuhan ini, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Malang memberikan pelatihan teknik pengerjaan bambu serta bantuan modal kecil bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Bantuan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kualitas produk dan memperluas jaringan pemasaran, termasuk penjualan daring.
Para pengrajin berharap tren ini tidak hanya bersifat musiman menjelang Idul Adha, melainkan dapat menjadi pola konsumsi jangka panjang yang menurunkan ketergantungan pada plastik sekaligus meningkatkan kesejahteraan ekonomi lokal.