Setapak Langkah – 26 Mei 2026 | Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Yahya Cholil Staquf, menyampaikan ucapan Selamat Iduladha 1447 Hijriah/2026 kepada seluruh umat Islam di Indonesia. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya meneguhkan iman serta kesiapan berkorban demi menciptakan masa depan yang lebih baik bagi bangsa.
Iduladha, yang secara tradisional diperingati sebagai hari raya kurban, mengajarkan umat Islam tentang nilai pengorbanan, kepedulian sosial, dan solidaritas. Ketum PBNU memanfaatkan momentum ini untuk mengingatkan bahwa pengorbanan bukan sekadar ritual, melainkan sikap yang harus terus diaplikasikan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
- Meneguhkan Iman: Yahya Cholil Staquf mengajak semua muslim untuk memperkuat keyakinan kepada Allah SWT, terutama di tengah tantangan sosial, ekonomi, dan lingkungan yang semakin kompleks.
- Kesiapan Berkorban: Pengorbanan yang dimaksud bukan hanya berupa hewan kurban, melainkan meliputi pengorbanan waktu, tenaga, dan sumber daya untuk kepentingan umum, seperti pendidikan, kesehatan, dan kelestarian alam.
- Masa Depan Lebih Baik: Dengan memperkuat solidaritas antarumat, masyarakat dapat bersama-sama mengatasi permasalahan bersama dan menyiapkan generasi yang lebih berakhlak serta produktif.
Ketum PBNU juga menekankan pentingnya menjaga persatuan antarumat beragama, mengedepankan dialog, dan menolak segala bentuk intoleransi. Ia menutup pidatonya dengan doa agar seluruh umat Islam senantiasa berada dalam lindungan Allah dan diberikan kekuatan untuk melaksanakan ajaran Islam secara optimal.
Pesan ini diharapkan menjadi inspirasi bagi seluruh lapisan masyarakat, khususnya generasi muda, untuk menjadikan nilai-nilai keagamaan sebagai landasan dalam membangun Indonesia yang lebih maju dan berkeadilan.