Setapak Langkah – 26 Mei 2026 | Kementerian Kesehatan Spanyol pada Senin, 25 Mei 2024, mengumumkan adanya satu kasus positif hantavirus di antara 14 warga yang saat ini berada dalam karantina.
Kasus ini menambah deretan infeksi hantavirus yang jarang terjadi di wilayah Eropa, terutama setelah wabah COVID-19. Hantavirus adalah virus yang biasanya ditularkan melalui kontak dengan kotoran atau urine tikus pengerat, dan dapat menyebabkan gejala flu berat hingga sindrom paru-paru hantavirus (HPS) yang berpotensi fatal.
Berikut rangkuman data dan langkah penanggulangan yang diumumkan oleh otoritas:
- Jumlah warga dalam karantina: 14 orang.
- Kasus terkonfirmasi: 1 orang (positif hantavirus).
- Gejala yang dilaporkan: demam, nyeri otot, dan sesak napas.
- Langkah medis: isolasi ketat, pemantauan suhu harian, dan pemberian perawatan suportif di rumah sakit khusus.
- Langkah pencegahan tambahan: desinfeksi menyeluruh area karantina, penanganan limbah tikus, serta edukasi tentang kebersihan pribadi.
Pihak berwenang menekankan pentingnya pengawasan terhadap populasi tikus di daerah perkotaan serta pelaporan cepat jika muncul gejala serupa. Mereka juga mengingatkan masyarakat untuk tidak mengabaikan tanda-tanda penyakit pernapasan yang tidak biasa, terutama bagi mereka yang pernah berada di daerah dengan riwayat hantavirus.
Selain itu, kementerian menyatakan akan meningkatkan kerja sama dengan badan kesehatan internasional untuk memantau penyebaran virus dan memperkuat protokol karantina di masa depan.