Setapak Langkah – 25 Mei 2026 | Puasa pada hari Arafah, yakni tanggal 9 Dzulhijjah, dikenal sebagai amalan sunnah yang memiliki banyak keutamaan. Berdasarkan sejumlah riwayat hadis, terdapat enam manfaat utama yang dapat diperoleh umat Islam bila melaksanakan puasa tersebut.
1. Menghapus dosa tahun lalu dan tahun yang akan datang
Dalam sebuah hadis, Rasulullah SAW bersabda bahwa orang yang berpuasa pada hari Arafah akan diampuni dosanya baik yang telah lalu maupun yang akan datang, asalkan ia tidak melakukan maksiat pada hari itu.
2. Mendapat pahala setara puasa Ramadan
Seorang sahabat menanyakan kepada Nabi tentang keutamaan puasa Arafah. Rasulullah menjawab bahwa puasa hari itu memiliki pahala yang setara dengan puasa sepanjang bulan Ramadan, selama puasa tersebut dilakukan dengan niat ikhlas.
3. Membuka pintu rezeki
Hadis lain menyebutkan bahwa puasa Arafah dapat menjadi jalan bagi Allah untuk melapangkan rezeki hamba‑Nya, baik berupa rizki duniawi maupun ukhrawi.
4. Menjaga hati dari kesombongan
Dengan menahan diri dari makan dan minum, seorang muslim dapat menundukkan hawa nafsu, sehingga hati menjadi lebih bersih dan jauh dari sifat sombong.
5. Mendekatkan diri kepada Allah
Puasa Arafah merupakan bentuk ibadah yang menegaskan ketundukan kepada Sang Pencipta, memperkuat ikatan spiritual antara hamba dan Tuhan.
6. Menjadi sarana syukur atas nikmat Haji
Bagi yang melaksanakan ibadah haji, puasa Arafah menjadi ungkapan rasa syukur atas kesempatan menunaikan rukun Islam yang kelima, sekaligus menambah keutamaan ibadah haji.
Dengan memahami enam manfaat tersebut, diharapkan umat Islam semakin termotivasi untuk melaksanakan puasa Arafah sebagai bagian dari upaya meningkatkan keimanan dan ketaqwaan.