Setapak Langkah – 23 Mei 2026 | Guru Besar Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Prof. Dr. Budi Santosa, menilai bahwa program Masyarakat Berdaya Guna (MBG) memiliki peluang signifikan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terutama bila dikelola dengan prinsip transparansi dan akuntabilitas.
- Penggunaan sistem digital untuk pencatatan dan pelaporan keuangan.
- Pelibatan pihak independen untuk audit periodik.
- Penyediaan akses publik terhadap data penerima manfaat.
Prof. Budi juga menekankan pentingnya Badan Gizi Nasional (BGN) untuk memprioritaskan kelompok rentan, seperti keluarga berpenghasilan rendah, daerah terpencil, dan anak-anak di bawah lima tahun. Dengan menargetkan kelompok ini, program diharapkan dapat menghasilkan dampak yang lebih tepat sasaran dan efektif.
Langkah-langkah yang disarankan meliputi:
- Identifikasi data rumah tangga berdasarkan kriteria kemiskinan yang terverifikasi.
- Pemetaan kebutuhan gizi dan pendidikan di wilayah prioritas.
- Penerapan mekanisme monitoring berbasis aplikasi mobile untuk memantau penggunaan bantuan.
Jika rekomendasi tersebut diimplementasikan, MBG berpotensi menjadi model pemberdayaan masyarakat yang dapat direplikasi di provinsi lain. Hal ini sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap program sosial pemerintah.