Setapak Langkah – 23 Mei 2026 | Jakarta – Pada Jumat, 22 Mei 2026, ANTARA Heritage Center mempersembahkan pameran foto tunggal berjudul Urysalim yang menampilkan hasil karya foto jurnalis ANTARA selama penugasan di kota suci Yerusalem. Pameran ini menjadi wadah bagi publik untuk menyelami jejak-jejak visual yang memperlihatkan keanekaragaman budaya, arsitektur bersejarah, serta dinamika kehidupan sehari-hari di tanah yang menjadi titik persimpangan tiga agama utama dunia.
Fotografer yang menjadi kurator sekaligus penanggung jawab pameran ini, menyatakan bahwa tujuan utama Urysalim adalah mengabadikan “perjalanan spiritual dan manusiawi” yang ia rasakan selama berada di Yerusalem. Ia menekankan bahwa setiap frame foto tidak sekadar merekam pemandangan, melainkan menyampaikan narasi tentang harapan, konflik, dan kebersamaan yang tumbuh di antara penduduk kota tersebut.
Berikut beberapa tema utama yang diangkat dalam pameran:
- Jejak Sejarah: Foto-foto menampilkan situs-situs ikonik seperti Tembok Barat, Gereja Makam Kudus, dan Masjid Al-Aqsa, dengan penekanan pada detail arsitektur yang mengisahkan ribuan tahun sejarah.
- Kehidupan Sehari-hari: Gambar pedagang di pasar tradisional, anak-anak yang bermain di gang sempit, serta momen-momen kebersamaan di ruang ibadah menunjukkan sisi manusiawi kota suci.
- Ritual Religi: Dokumentasi upacara keagamaan, seperti sholat Jumat, misa Katolik, dan doa Yahudi, menyoroti keberagaman praktik keagamaan yang hidup berdampingan.
- Kontras Modern vs. Tradisional: Pemandangan gedung-gedung modern berdampingan dengan bangunan kuno menekankan dinamika perubahan zaman.
Pengunjung yang hadir pada hari pembukaan menyambut pameran dengan antusiasme tinggi. Salah satu pengunjung, seorang mahasiswa arsitektur, mengaku terkesan dengan kemampuan foto tersebut dalam “menangkap cahaya dan bayangan” yang menonjolkan keindahan struktural Yerusalem. Seorang tokoh agama menambahkan bahwa pameran ini memberikan “jendela empati” bagi masyarakat Indonesia untuk lebih memahami keragaman spiritual di Timur Tengah.
Pameran Urysalim akan dibuka untuk umum hingga 30 Juni 2026. ANTARA Heritage Center menyediakan panduan audio dalam Bahasa Indonesia yang menjelaskan latar belakang setiap foto, sehingga pengunjung dapat menikmati pengalaman visual sekaligus edukatif.