Setapak Langkah – 19 Mei 2026 | Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini pada hari Selasa bahwa mayoritas kota besar di Indonesia akan diguyur hujan ringan. Prediksi ini mencakup wilayah-wilayah seperti Jakarta, Surabaya, Bandung, Medan, dan Makassar, di mana intensitas curah hujan diperkirakan berada di kisaran 5‑15 mm per jam.
Hujan ringan tersebut diprediksi akan turun secara sporadis mulai pagi hingga sore hari, dengan peluang terbesar pada periode antara pukul 09.00 hingga 16.00 WIB. Meskipun intensitasnya tidak tinggi, BMKG mengingatkan agar warga tetap waspada terhadap potensi genangan air di area rendah, terutama di kawasan yang memiliki sistem drainase kurang optimal.
- Jakarta: potensi hujan ringan 10‑15 mm, terutama di wilayah pusat dan utara.
- Surabaya: curah hujan 5‑10 mm, berpotensi menyebabkan kemacetan di jalan raya.
- Bandung: hujan ringan 8‑12 mm, disertai suhu menurun 1‑2 °C.
- Medan: curah hujan 7‑13 mm, disarankan membawa payung saat beraktivitas di luar.
- Makassar: hujan ringan 5‑9 mm, dengan angin berkecepatan sedang.
BMKG menambahkan bahwa kondisi atmosfer saat ini dipengaruhi oleh sistem awan konvektif yang bergerak dari timur laut, sehingga memperkuat peluang hujan ringan di wilayah-wilayah tersebut. Meskipun tidak diprediksi hujan lebat, warga tetap disarankan untuk menyesuaikan rencana perjalanan, terutama bagi pengendara dan pekerja lapangan.
Untuk mengurangi dampak, BMKG menyarankan langkah-langkah berikut:
- Memeriksa kondisi jalan sebelum berangkat, terutama di daerah rawan banjir.
- Menggunakan pakaian dan perlengkapan yang tahan air.
- Menjaga kebersihan saluran drainase di lingkungan sekitar.
- Mengikuti update cuaca secara berkala melalui aplikasi resmi BMKG.
Dengan memperhatikan peringatan dini ini, diharapkan masyarakat dapat meminimalisir gangguan aktivitas sehari‑hari serta menghindari potensi bahaya yang timbul akibat genangan air.