Setapak Langkah – 19 Mei 2026 | Jannik Sinner, bintang muda tenis dunia asal Italia, memilih untuk memberi prioritas pada pemulihan fisik setelah meraih kemenangan di turnamen ATP 500 Roma. Keputusan ini diambil menjelang Grand Slam bergengsi French Open yang akan berlangsung dua minggu kemudian.
Sinner menegaskan bahwa meskipun ia menikmati momentum positif pasca menjuarai Roma, tubuhnya masih memerlukan istirahat yang cukup untuk menghindari cedera yang dapat mengganggu persiapan di tanah liat Paris. Ia menyatakan, “Saya ingin masuk ke French Open dengan kondisi terbaik, bukan terburu‑buru setelah pertandingan yang intens di Italia.”
Strategi Pemulihan
- Istirahat total selama tiga hari setelah final Roma.
- Program fisioterapi ringan dan sesi pendinginan khusus untuk otot kaki.
- Latihan teknik di lapangan latihan indoor, menghindari beban pertandingan.
Pelatih Sinner, Simone Tartarini, menambahkan bahwa jadwal latihan akan difokuskan pada penguatan core dan mobilitas, sehingga pemain dapat menyesuaikan diri dengan permukaan tanah liat yang lebih lambat dan menuntut stamina tinggi.
Persiapan French Open
French Open dimulai pada 22 Mei 2024. Sinner menargetkan penampilan konsisten pada babak awal untuk mengamankan poin ranking dan menguji taktik permainannya di tanah liat. Ia juga mengakui pentingnya menyesuaikan ritme permainan setelah jeda singkat, mengingat kompetisi di Paris biasanya menuntut intensitas yang lebih tinggi dibandingkan turnamen sebelumnya.
Para analis tenis menilai keputusan Sinner untuk beristirahat sebagai langkah cerdas, mengingat sejarah beberapa pemain top yang mengalami penurunan performa karena kelelahan setelah serangkaian turnamen berturut‑turut. Dengan pemulihan yang optimal, Sinner diharapkan dapat bersaing hingga babak lanjutan French Open.