Setapak Langkah – 17 Mei 2026 | Jenderal Polisi (Polri) Kapolri menyatakan bahwa Kepolisian Negara Republik Indonesia telah mengoperasikan 1.376 dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) di seluruh wilayah Indonesia. Dapur-dapur tersebut diproyeksikan dapat menyuplai makanan bergizi kepada sekitar 3,44 juta warga setiap tahunnya.
Program MBG diluncurkan sebagai upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang berada pada lapisan ekonomi menengah ke bawah, khususnya mereka yang mengalami kesulitan mengakses makanan bergizi. Dapur MBG berada di sejumlah lokasi strategis, antara lain kantor polisi, pos satpam, dan fasilitas publik lainnya.
- Target utama: keluarga kurang mampu, lansia, penyandang disabilitas, serta warga yang terdampak bencana.
- Jenis makanan: menu bergizi yang mencakup karbohidrat, protein, sayuran, dan buah-buahan segar.
- Frekuensi layanan: penyediaan makanan tiga kali sehari pada hari kerja.
Berikut rangkuman data program MBG hingga akhir tahun 2023:
| Komponen | Jumlah |
|---|---|
| Dapur MBG aktif | 1.376 |
| Benefisiari potensial | 3.440.000 orang |
| Lokasi penyebaran | Provinsi di seluruh Indonesia |
Kapolri menegaskan bahwa program ini akan terus diperluas, dengan target menambah lebih dari seratus dapur baru dalam dua tahun ke depan. Penguatan jaringan dapur MBG diharapkan dapat menurunkan tingkat kemiskinan gizi serta memperkuat citra Polri sebagai institusi yang peduli terhadap kesejahteraan sosial.
Selain itu, Polri berkolaborasi dengan kementerian terkait, LSM, dan sektor swasta untuk memastikan keberlanjutan pasokan bahan baku serta pelatihan tenaga kerja di dapur. Pengawasan kualitas makanan juga menjadi prioritas, dengan penerapan standar gizi yang ketat.
Dengan pencapaian ini, Polri berharap dapat memberikan kontribusi nyata bagi upaya pemerintah mengurangi angka kemiskinan dan meningkatkan kesehatan masyarakat secara luas.