Setapak Langkah – 16 Mei 2026 | Wamena, Papua – Pemerintah pusat menegaskan komitmennya untuk memulihkan situasi keamanan di wilayah tersebut setelah serangkaian insiden yang menimbulkan ketegangan. Wakil Menteri Dalam Negeri, Ribka Haluk, menyatakan bahwa kehadiran aparat secara penuh merupakan langkah strategis untuk menstabilkan kondisi dan melindungi warga sipil.
Ribka Haluk menambahkan bahwa koordinasi antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi Papua, serta aparat keamanan daerah akan ditingkatkan melalui rapat koordinasi harian. Tim gabungan yang terdiri dari TNI, Polri, serta unsur satpol PP akan ditempatkan di titik-titik rawan konflik untuk memastikan respons cepat terhadap potensi kerusuhan.
Beberapa langkah konkret yang akan dilaksanakan antara lain:
- Penempatan pasukan tambahan di pos-pos strategis Wamena selama minimal tiga bulan ke depan.
- Peningkatan patroli udara dengan pesawat helikopter untuk mempercepat mobilisasi bantuan dan evakuasi.
- Pembentukan pusat komando terpadu yang mengintegrasikan intelijen, logistik, dan layanan kesehatan.
- Penguatan dialog antara tokoh adat, pemuka agama, dan perwakilan masyarakat untuk meredakan ketegangan sosial.
Selain upaya keamanan, pemerintah juga berfokus pada pemulihan ekonomi lokal. Program bantuan sosial akan disalurkan kepada keluarga yang terdampak, sementara proyek infrastruktur kecil, seperti perbaikan jalan dan jaringan listrik, akan dipercepat guna memperbaiki aksesibilitas wilayah.
Ribka Haluk menutup dengan harapan bahwa sinergi antara seluruh elemen pemerintahan dan masyarakat dapat menciptakan stabilitas jangka panjang, sehingga Wamena dapat kembali menjadi kawasan yang damai dan produktif.