Setapak Langkah – 16 Mei 2026 | Program Makanan Bergizi (MBG) yang diluncurkan pemerintah lebih dari satu tahun lalu kini menunjukkan hasil yang signifikan bagi masyarakat Indonesia.
Sebagai dampak langsung, pengeluaran bulanan untuk kebutuhan pangan berkurang rata‑rata 12%, membantu meringankan beban ekonomi keluarga, terutama di daerah dengan tingkat kemiskinan tinggi.
| Indikator | Sebelum MBG | Setelah MBG |
|---|---|---|
| Persentase rumah tangga dengan akses makanan bergizi | 38% | 57% |
| Rata‑rata pengeluaran pangan per bulan (Rp) | 1.200.000 | 1.050.000 |
| Keluarga yang keluar dari kemiskinan ekstrem | — | 12.000 keluarga |
Program ini juga menstimulasi pertumbuhan sektor pertanian lokal, karena sebagian besar bahan makanan bersubsidi berasal dari petani kecil. Dengan demikian, tidak hanya konsumen yang diuntungkan, tetapi juga produsen.
Keberhasilan MBG diharapkan menjadi contoh bagi kebijakan sosial lain, menggabungkan peningkatan gizi dengan pengurangan beban ekonomi secara bersamaan.