Setapak Langkah – 16 Mei 2026 | Pemerintah Kabupaten Probolinggo melalui Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) melaksanakan monitoring dan evaluasi penerapan sistem tiket daring di kawasan wisata Gunung Bromo pada Kamis, 14 Mei 2023.
Tujuan utama evaluasi ini adalah menilai keefektifan mekanisme pembelian tiket secara online, mengidentifikasi permasalahan operasional, serta mengukur dampaknya terhadap kepuasan pengunjung dan pendapatan daerah.
Beberapa temuan utama meliputi:
- Penurunan antrian di pintu masuk utama sebesar 40 % dibandingkan dengan periode sebelum sistem daring diterapkan.
- Masih terdapat keluhan terkait gangguan jaringan pada area Wi‑Fi yang menghambat proses pembayaran.
- Persentase tiket yang terjual secara daring mencapai 68 % dari total penjualan, menunjukkan adopsi yang cukup tinggi.
- Petugas lapangan memerlukan pelatihan tambahan dalam penggunaan perangkat pemindai QR code.
Untuk mengatasi kendala tersebut, Disporapar merencanakan langkah-langkah berikut:
- Peningkatan infrastruktur jaringan di titik masuk utama dan pos penjagaan.
- Pelatihan intensif bagi petugas selama dua minggu ke depan.
- Integrasi sistem pembayaran dengan beberapa aplikasi e‑wallet populer untuk memperluas pilihan pembayaran.
- Penyediaan layanan bantuan daring 24 jam melalui pusat kontak.
Selain itu, pihak kabupaten berkomitmen untuk melakukan evaluasi lanjutan setiap tiga bulan guna memastikan sistem tetap responsif terhadap kebutuhan pengunjung dan dapat meningkatkan pendapatan pariwisata secara berkelanjutan.
Dengan langkah‑langkah tersebut, diharapkan kunjungan ke Gunung Bromo dapat tetap terkelola dengan baik, sambil memberikan pengalaman yang lebih nyaman dan aman bagi wisatawan.