Setapak Langkah – 16 Mei 2026 | Longsor besar melanda area tambang emas ilegal di Kabupaten Sijunjung, Sumatera Barat, pada Senin pagi, menewaskan sembilan penambang dan menyisakan tiga orang yang selamat. Bencana terjadi setelah hujan lebat menggenangi lereng tambang yang belum terkontrol, memicu tanah longsor menutupi lubang masuk tambang.
Tim SAR yang dikerahkan oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumbar bersama aparat Polri dan Relawan Pemadam Kebakaran segera melakukan evakuasi. Upaya penemuan korban memakan waktu berjam‑jam karena kondisi tanah yang masih tidak stabil.
- Korban meninggal: 9 orang
- Penambang selamat: 3 orang
Berikut ringkasan data korban:
| Keterangan | Jumlah |
|---|---|
| Penambang meninggal | 9 |
| Penambang selamat | 3 |
Pihak berwenang menegaskan bahwa kegiatan penambangan di lokasi tersebut tidak memiliki izin resmi. Pemerintah daerah telah memerintahkan penutupan seluruh operasi tambang ilegal dan menyiapkan langkah hukum terhadap pemilik serta pengelola.
Insiden ini menambah daftar tragedi terkait penambangan ilegal di Indonesia, mempertegas perlunya penegakan regulasi lingkungan dan keselamatan kerja yang ketat. Masyarakat diharapkan meningkatkan kewaspadaan terhadap aktivitas pertambangan yang tidak berizin, sementara pemerintah berjanji memperkuat pengawasan serta memberikan edukasi tentang bahaya longsor kepada penduduk setempat.