Setapak Langkah – 13 Mei 2026 | Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo mengumumkan pembentukan Satuan Tugas (Satgas) Percepatan yang bertugas mempercepat pelaksanaan Tahap II program Sekolah Rakyat. Satgas ini akan berkoordinasi dengan kementerian terkait, pemerintah daerah, serta lembaga swasta untuk memastikan penyelesaian proyek infrastruktur pendidikan tepat waktu.
Program Sekolah Rakyat Tahap I telah berhasil menyelesaikan lebih dari 1.200 rumah belajar di daerah terpencil. Pada Tahap II, targetnya adalah membangun atau merenovasi sekitar 3.500 fasilitas belajar hingga akhir 2026, dengan total anggaran diperkirakan mencapai Rp 12 triliun.
- Tujuan utama: meningkatkan kualitas ruang belajar, memperluas akses internet, serta menyediakan fasilitas sanitasi yang memadai.
- Waktu pelaksanaan: 2024‑2026, dengan milestone tahunan yang jelas.
- Penanggung jawab: Satgas Percepatan yang dipimpin oleh pejabat senior Kementerian PU, didukung oleh tim teknis dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
- Pengawasan: mekanisme audit berkala dan laporan transparan yang akan dipublikasikan secara online.
Dody Hanggodo menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, serta partisipasi aktif masyarakat dalam proses pembangunan. Ia menambahkan bahwa percepatan pelaksanaan akan mengurangi kesenjangan pendidikan antara wilayah perkotaan dan pedesaan, sekaligus menciptakan lapangan kerja di sektor konstruksi.
Jika target tercapai, diperkirakan lebih dari 5 juta siswa di daerah tertinggal akan mendapatkan fasilitas belajar yang layik, yang pada gilirannya diharapkan meningkatkan hasil belajar nasional secara signifikan.