Setapak Langkah – 07 Mei 2026 | Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, menekankan pentingnya mahasiswa menguasai teknologi kecerdasan buatan (AI) sebagai bekal utama menghadapi era digital.
Dalam sebuah acara yang diadakan di kampus, Anies menegaskan bahwa AI seharusnya dipandang sebagai asisten yang memperkuat kemampuan manusia, bukan sebagai pengganti.
Ia mengingatkan bahwa kemampuan analitis, kreativitas, dan etika tetap menjadi nilai tambah yang tidak dapat digantikan oleh mesin.
Berikut beberapa langkah yang disarankan Anies bagi mahasiswa yang ingin mengembangkan kompetensi AI:
- Mengikuti kursus dasar tentang pembelajaran mesin dan data science.
- Berpartisipasi dalam proyek riset atau kompetisi AI di lingkungan kampus.
- Menguasai bahasa pemrograman populer seperti Python serta library terkait (TensorFlow, PyTorch).
- Memahami aspek etika dan regulasi penggunaan AI dalam berbagai sektor.
- Menjalin kolaborasi dengan industri untuk memperoleh pengalaman praktis.
Anies juga mengajak perguruan tinggi untuk menambah kurikulum yang relevan, memperkuat laboratorium teknologi, serta menyediakan beasiswa bagi mahasiswa yang berprestasi dalam bidang AI.
Dengan mengintegrasikan AI sebagai alat bantu, diharapkan generasi muda dapat menciptakan inovasi yang berdampak positif bagi perekonomian, pendidikan, dan layanan publik.