Setapak Langkah – 07 Mei 2026 | PPIH Daker Makkah meningkatkan kesiapsiagaan menjadi 24 jam tanpa jeda untuk menyambut kedatangan jemaah haji gelombang II. Berbeda dengan gelombang I, dimana petugas haji memiliki jeda singkat antara kedatangan jemaah dari Madinah, gelombang II menuntut layanan terus-menerus karena jadwal kedatangan tidak lagi teratur.
Berikut beberapa langkah utama yang diambil oleh PPIH Daker Makkah dalam rangka memastikan kelancaran proses ibadah bagi jutaan jemaah:
- Penguatan Tim Siaga: Penambahan personel pada tiap shift, rotasi kerja 8 jam, serta pembagian tugas yang jelas antara tim administrasi, keamanan, kesehatan, dan transportasi.
- Monitoring Digital: Implementasi sistem berbasis aplikasi untuk melacak kedatangan, status akomodasi, dan kebutuhan medis secara real‑time.
- Pusat Koordinasi 24 Jam: Pembentukan ruang komando yang dilengkapi dengan jalur komunikasi langsung ke otoritas Saudi, rumah sakit, dan pihak keamanan setempat.
- Hotline Darurat: Penyediaan nomor layanan khusus yang dapat diakses jemaah kapan saja untuk melaporkan masalah atau meminta bantuan.
- Pengawasan Kesehatan: Pemeriksaan suhu, tes cepat COVID‑19, serta penyediaan fasilitas karantina bila diperlukan.
- Manajemen Transportasi: Penjadwalan taksi, bus, dan kendaraan khusus yang siap menjemput jemaah dari bandara, pelabuhan, serta titik transit di Madinah.
Petugas juga diinstruksikan untuk menjaga kebersihan area ibadah, memastikan ketersediaan makanan halal, serta menyediakan fasilitas ibadah yang memadai sesuai standar Saudi. Koordinasi dengan Kementerian Agama Indonesia serta lembaga‑lembaga terkait di Arab Saudi menjadi faktor kunci dalam mengatasi tantangan logistik yang muncul.
Dengan kesiapan tanpa henti, diharapkan jemaah gelombang II dapat menjalankan ibadah haji dengan tenang, aman, dan lancar, tanpa harus menunggu layanan tambahan karena keterbatasan waktu atau tenaga petugas.