Setapak Langkah – 04 Mei 2026 | Arema FC mengalami kekalahan 2-3 di laga melawan Persik Kediri pada putaran ke‑? Liga 1 Indonesia. Pelatih tim merah putih, Marcos Santos, menilai bahwa faktor utama kekalahan adalah minimnya determinasi dari para pemain pada babak pertama dan kedua.
- Kurang tekanan pada lawan di zona pertahanan.
- Gerakan tanpa tujuan di lini tengah.
- Kesalahan finishing pada peluang emas.
Berikut statistik singkat pertandingan yang memperlihatkan perbedaan performa kedua tim:
| Statistik | Arema FC | Persik Kediri |
|---|---|---|
| Penguasaan Bola | 48% | 52% |
| Shots on Target | 4 | 7 |
| Corner Kicks | 3 | 5 |
| Foul | 12 | 9 |
Data tersebut menunjukkan bahwa Persik Kediri lebih dominan dalam hal penguasaan dan eksekusi peluang. Namun, Marcos Santos menegaskan bahwa perbedaan utama terletak pada mentalitas pemain. Ia menambahkan bahwa latihan intensif akan difokuskan pada peningkatan kebugaran mental dan fisik, serta penanaman kembali semangat juang.
Saat konferensi pers pasca pertandingan, Santos juga mengingatkan bahwa setiap tim mengalami masa sulit, namun penting bagi Arema untuk bangkit dan memperbaiki diri pada laga berikutnya. Ia menekankan pentingnya konsistensi, disiplin, dan terutama determinasi yang tinggi untuk kembali bersaing di papan atas klasemen.