Setapak Langkah – 03 Mei 2026 | Pengamat sepak bola tanah air, Mohammad Kusnaeni, menyatakan bahwa Piala Dunia 2026 akan menjadi momentum penting untuk menumbuhkan minat dan partisipasi anak muda dalam dunia olahraga, khususnya sepak bola. Menurutnya, sorotan global yang dihasilkan oleh turnamen tersebut dapat memicu semangat generasi muda untuk terlibat aktif, baik sebagai pemain, pelatih, maupun penonton yang kritis.
Kusnaeni menekankan tiga hal utama yang perlu diperhatikan agar antusiasme tersebut tidak hanya bersifat sementara:
- Pengembangan bakat sejak dini – Sekolah dan akademi olahraga harus menyediakan program latihan yang terstruktur, didukung oleh pelatih bersertifikasi.
- Peningkatan fasilitas – Pemerintah daerah dan klub harus berkolaborasi dalam membangun atau memperbaiki lapangan, gym, dan sarana pendukung lainnya.
- Penguatan ekosistem kompetisi – Turnamen regional dan nasional harus dirancang agar memberi kesempatan bermain yang cukup bagi pemain muda, sehingga mereka dapat mengasah kemampuan dalam situasi kompetitif.
Pengamat tersebut juga mengingatkan bahwa keberhasilan generasi sebelumnya, seperti timnas Indonesia yang pernah menembus putaran akhir Piala Asia, tidak lepas dari dukungan infrastruktur dan program pembinaan yang konsisten. Oleh karena itu, ia mengajak semua pemangku kepentingan – pemerintah, swasta, klub, serta orang tua – untuk menjadikan Piala Dunia 2026 sebagai titik tolak perubahan kebijakan jangka panjang.
Selain itu, Kusnaeni menyoroti pentingnya peran media dalam menyiarkan kisah-kisah inspiratif pemain muda yang berhasil menembus panggung internasional. Dengan menampilkan cerita-cerita tersebut, media dapat menumbuhkan rasa percaya diri dan aspirasi di kalangan generasi Z.
Secara keseluruhan, Piala Dunia 2026 tidak hanya dipandang sebagai ajang kompetisi semata, melainkan sebagai katalisator perubahan struktural dalam dunia olahraga Indonesia. Jika semua pihak dapat memanfaatkan momentum ini secara optimal, diharapkan akan muncul lebih banyak talenta berbakat yang siap bersaing di level Asia bahkan dunia.