Setapak Langkah – 02 Mei 2026 | Di tengah persaingan sengit kendaraan listrik (EV) global, Leapmotor meluncurkan model terbarunya, Leapmotor B10, yang menonjol dengan desain roda belakang yang lebih tebal. Perubahan tersebut bukan sekadar estetika, melainkan bagian dari strategi meningkatkan stabilitas dan traksi pada kecepatan tinggi.
Berikut rangkuman spesifikasi utama Leapmotor B10:
| Parameter | Spesifikasi |
|---|---|
| Dimensi (P×L×T) | 4.620 mm × 1.945 mm × 1.530 mm |
| Berat kosong | 1.780 kg |
| Motor | Dual motor listrik, output total 320 kW (≈435 hp) |
| Baterai | 84 kWh lithium‑ion, kemampuan pengisian cepat 150 kW |
| Jarak tempuh (WLTP) | ≈550 km |
| Kecepatan maksimum | 200 km/jam |
| Roda depan | 18 inci, lebar 235 mm |
| Roda belakang | 20 inci, lebar 255 mm (lebih tebal) |
| Sistem suspensi | MacPherson depan, multi‑link belakang |
Roda belakang berukuran 20 inci dengan lebar 255 mm memberikan kontak ban yang lebih luas, sehingga meningkatkan cengkeraman pada permukaan basah atau berpasir. Kombinasi ini dipadukan dengan sistem suspensi multi‑link yang dapat menyesuaikan gaya pengereman dan akselerasi, menghasilkan handling yang lebih stabil dibandingkan pesaing sekelas.
Untuk kenyamanan, interior B10 dilengkapi layar sentuh 15,6 inci beresolusi tinggi, sistem infotainment berbasis Android Auto, serta paket keselamatan meliputi enam airbag, kontrol stabilitas elektronik (ESC), dan sistem pengereman darurat otomatis (AEB). Kabin dirancang dengan material daur ulang, menegaskan komitmen Leapmotor terhadap keberlanjutan.
Pengisian baterai dapat mencapai 80 % dalam waktu sekitar 30 menit dengan charger fast‑charging 150 kW, sementara pada charger AC 7,2 kW proses penuh memerlukan sekitar 12 jam.
Dengan spesifikasi di atas, Leapmotor B10 menargetkan konsumen yang menginginkan performa sporti sekaligus efisiensi energi, khususnya di pasar Asia Tenggara yang semakin terbuka terhadap mobil listrik.