Setapak Langkah – 30 April 2026 | Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) meluncurkan program akomodasi 722 titik layanan internet BAKTI (Bantuan Akses Komunikasi Terpadu Indonesia) di provinsi Kalimantan Selatan. Inisiatif ini bertujuan memperluas akses digital bagi warga, terutama di daerah terpencil yang selama ini mengalami keterbatasan koneksi.
Berbagai lokasi strategis, mulai dari balai desa, balai pemerintahan, hingga pusat layanan publik, dipilih sebagai titik layanan. Dengan adanya fasilitas BAKTI, masyarakat dapat mengakses layanan publik secara daring, melakukan transaksi keuangan, serta memperoleh informasi edukatif dan kesehatan tanpa harus menempuh jarak yang jauh.
Berikut rangkuman utama program ini:
- Jumlah Titik: 722 titik layanan tersebar di seluruh Kalimantan Selatan.
- Target Wilayah: Kabupaten/Kota yang selama ini memiliki indeks digital rendah, termasuk wilayah pedalaman.
- Fungsi BAKTI: Menyediakan akses internet, layanan pemerintah digital, serta ruang belajar dan pelatihan IT.
- Manfaat bagi Masyarakat: Mempermudah akses layanan kesehatan, pendidikan, dan administrasi publik; meningkatkan peluang ekonomi digital; serta memperkuat literasi digital.
Distribusi titik layanan per kabupaten/kota dirangkum dalam tabel berikut:
| Kabupaten/Kota | Jumlah Titik BAKTI |
|---|---|
| Banjar | 112 |
| Barito Kuala | 98 |
| Hulu Sungai Utara | 76 |
| Kotabaru | 54 |
| Tanah Laut | 68 |
| Tabalong | 84 |
| Balangan | 47 |
| Kota Banjarmasin | 163 |
Pemerintah provinsi Kalimantan Selatan menyambut baik langkah ini, menilai bahwa peningkatan infrastruktur digital akan mempercepat transformasi ekonomi regional. Kemkomdigi menegaskan komitmen lanjutan untuk menambah titik layanan di wilayah lain sesuai kebutuhan.
Dengan penyediaan 722 titik layanan BAKTI, diharapkan kesenjangan digital di Kalimantan Selatan dapat berkurang signifikan, membuka peluang baru bagi pertumbuhan ekonomi berbasis teknologi dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.