Setapak Langkah – 28 April 2026 | PT Pupuk Kujang menegaskan bahwa persediaan pupuk bersubsidi di wilayah Jawa Barat tetap terjaga selama musim gadu (musim kemarau) sehingga dapat memenuhi kebutuhan petani secara optimal. Perusahaan menyatakan bahwa langkah-langkah penjaminan stok ini meliputi peningkatan produksi, penataan gudang, serta koordinasi intensif dengan Dinas Pertanian Provinsi Jawa Barat.
Beberapa langkah konkret yang diambil antara lain:
- Penambahan kapasitas produksi di pabrik utama dengan menambah shift kerja selama tiga bulan mendatang.
- Pengecekan rutin tingkat persediaan di setiap titik distribusi untuk menghindari kekosongan stok.
- Kolaborasi dengan pemerintah daerah dalam penyusunan jadwal distribusi ke koperasi dan agen pertanian.
- Penggunaan sistem manajemen inventori berbasis digital untuk memantau aliran barang secara real time.
Data internal menunjukkan bahwa stok pupuk urea bersubsidi saat ini mencapai 1,2 juta ton, cukup untuk mendukung sekitar 800.000 hektar lahan pertanian selama tiga bulan ke depan. Pupuk lain seperti NPK dan ZA juga tersedia dengan kuota yang disesuaikan dengan permintaan daerah.
Selain upaya logistik, Pupuk Kujang juga meluncurkan program edukasi bagi petani tentang penggunaan pupuk secara efisien agar hasil panen maksimal tanpa menambah beban biaya. Program ini melibatkan pelatihan di lapangan, penyuluhan daring, dan penyediaan panduan penggunaan yang mudah dipahami.
Dengan langkah-langkah tersebut, Pupuk Kujang berharap dapat berperan signifikan dalam menjaga ketahanan pangan Jawa Barat serta mendukung kesejahteraan petani selama musim gadu yang krusial.