Setapak Langkah – 24 April 2026 | Dalam rapat Dewan Pusat Federasi Bola Basket Internasional (FIBA) yang digelar baru-baru ini, keputusan penting diambil terkait perjalanan tim nasional wanita menuju Piala Dunia Bola Basket Putri 2030. Dewan tersebut menyetujui kalender kompetisi nasional putri untuk periode 2027-2031, yang menjadi kerangka kerja utama bagi semua federasi anggota FIBA dalam mempersiapkan diri.
Kalender baru ini mencakup serangkaian tahapan penting, mulai dari fase kualifikasi regional hingga turnamen final yang dijadwalkan pada tahun 2030. Penetapan jadwal ini diharapkan dapat memberikan kepastian bagi federasi, pelatih, dan pemain dalam menyusun program pelatihan, kompetisi persiapan, serta strategi pemilihan pemain.
Langkah-Langkah Utama dalam Agenda 2027‑2031
- 2027: Mulai kompetisi kualifikasi zona Asia, Afrika, Eropa, Amerika Utara & Selatan, serta Oceania. Setiap zona akan menyelenggarakan turnamen kualifikasi berformat grup dan knockout.
- 2028: Penyelesaian fase grup kualifikasi zona dan penentuan tim yang melaju ke babak final zona.
- 2029: Turnamen final zona yang menentukan 12 tim terbaik yang akan mengisi slot Piala Dunia 2030.
- 2029 (pertengahan tahun): Pemilihan tuan rumah Piala Dunia Bola Basket Putri 2030 melalui proses voting tertutup antar federasi anggota.
- 2029‑2029 akhir: Persiapan infrastruktur, pelatihan intensif, dan program promosi di negara tuan rumah.
- 2029‑2029 akhir: Penyusunan jadwal pertandingan resmi, termasuk penentuan tanggal pembukaan, fase grup, dan babak knockout.
- 2029‑2029 akhir: Penetapan kebijakan terkait hak siar, sponsor, dan program pengembangan basket wanita secara global.
- 2029‑2029 akhir: Pengesahan regulasi teknis terbaru, termasuk standar bola, sistem video review, dan protokol kesehatan pasca‑pandemi.
- 2029‑2029 akhir: Penyusunan program edukasi bagi wasit dan ofisial pertandingan.
- 2029‑2029 akhir: Kegiatan promosi internasional untuk meningkatkan partisipasi penonton dan media.
- 2029‑2029 akhir: Persiapan logistik tim nasional, termasuk akomodasi, transportasi, dan keamanan.
- 2029‑2029 akhir: Finalisasi daftar pemain yang akan bersaing di Piala Dunia 2030.
Keputusan ini juga menegaskan komitmen FIBA untuk meningkatkan eksposur dan kualitas kompetisi basket wanita. Dengan kalender yang terstruktur, federasi di seluruh dunia dapat mengoptimalkan program pengembangan pemain muda, memperkuat liga domestik, serta meningkatkan kompetensi teknis pelatih.
Selain itu, proses pemilihan tuan rumah yang dijadwalkan pada akhir 2029 memberi kesempatan bagi negara‑negara yang memiliki infrastruktur kuat dan dukungan pemerintah untuk menjadi tuan rumah acara bergengsi ini. Diharapkan, penyelenggaraan Piala Dunia 2030 akan menampilkan turnamen yang lebih kompetitif, menarik sponsor global, dan memperluas basis penonton basket wanita.
Dengan agenda yang telah ditetapkan, para pemangku kepentingan di dunia basket wanita kini memiliki peta jalan yang jelas. Kesempatan untuk menorehkan prestasi di panggung internasional semakin terbuka lebar, sekaligus menjadi dorongan bagi pertumbuhan olahraga ini di tingkat akar rumput hingga elit.