Setapak Langkah – 24 April 2026 | Polandia meningkatkan alokasi anggaran untuk drone secara dramatis, dengan proyeksi pengeluaran pada tahun 2026 mencapai 250 kali lipat dibandingkan tiga tahun sebelumnya.
| Tahun | Anggaran Drone (USD) |
|---|---|
| 2023 | 10 juta |
| 2024 | 150 juta |
| 2025 | 800 juta |
| 2026 | 2,5 miliar |
Peningkatan ini dipicu oleh beberapa faktor utama. Konflik di Ukraina menimbulkan kebutuhan mendesak bagi negara-negara Eropa untuk memperkuat kemampuan pengawasan dan serangan tanpa awak. Selain itu, keanggotaan Polandia dalam NATO menuntut standar interoperabilitas yang lebih tinggi, sehingga pemerintah berupaya mempercepat modernisasi armada udara tak berawak.
Lonjakan pengeluaran membuka peluang signifikan bagi industri pertahanan, baik domestik maupun asing. Produsen lokal mendapatkan kontrak pengembangan platform UAV (Unmanned Aerial Vehicle) berbasis teknologi nasional, sementara perusahaan internasional melihat pasar Polandia sebagai gerbang masuk ke wilayah Eropa Tengah.
Namun, percepatan akuisisi drone juga menimbulkan tantangan. Ketergantungan pada komponen asing meningkatkan risiko keamanan siber, dan regulasi penggunaan ruang udara sipil masih dalam tahap penyesuaian. Pemerintah harus menyeimbangkan antara kebutuhan pertahanan dan perlindungan privasi serta keselamatan penerbangan.
Ke depan, para ahli memperkirakan bahwa Polandia akan terus menambah kapasitas tak berawak, termasuk integrasi sistem AI untuk analisis intelijen real‑time. Jika tren ini berlanjut, negara tersebut dapat menjadi salah satu pengguna drone militer terbesar di Eropa pada akhir dekade ini.