Setapak Langkah – 17 April 2026 | Pelatih PSIM Yogyakarta, Jean‑Paul Van Gastel, menegaskan pentingnya kewaspadaan timnya menjelang laga melawan Bhayangkara Presisi yang akan datang. Bhayangkara baru saja menambah tiga penyerang yang diharapkan dapat memperkuat lini depan mereka.
Ketiga pemain baru tersebut meliputi:
- Ricky Fajrin – Mantan pemain Persib Bandung, berusia 26 tahun, dikenal dengan kecepatan dan kemampuan dribbling di sisi sayap kanan.
- Arif Sunarto – Eks Striker PSMS Medan, 24 tahun, memiliki rekam jejak mencetak gol penting di kompetisi tingkat menengah.
- Yusuf Adi – Penyerang muda berusia 21 tahun yang baru dipromosikan dari akademi Bhayangkara, menonjol dalam penyelesaian akhir.
Dengan tambahan tersebut, Bhayangkara diprediksi akan meningkatkan variasi serangan, terutama melalui kombinasi serangan cepat dan crossing dari sisi sayap. Van Gastel menekankan perlunya PSIM menyiapkan formasi pertahanan yang lebih rapat, mengandalkan pressing tinggi dan penutupan ruang bagi para penyerang baru.
Strategi PSIM mencakup:
- Menjaga garis pertahanan tidak memberi jarak bagi pemain lawan yang berkecepatan.
- Menggunakan gelandang bertahan untuk memutus alur umpan silang.
- Memanfaatkan serangan balik cepat melalui pemain sayap untuk menyeimbangkan tekanan.
Jika PSIM dapat mengeksekusi taktik tersebut, mereka memiliki peluang untuk menahan serangan Bhayangkara dan mencuri poin penting di klasemen Liga 1.