Setapak Langkah – 14 April 2026 | Perusahaan Listrik Negara (PLN) mengumumkan program ambisius untuk menggantikan total 2.139 unit generator diesel yang beroperasi di 741 lokasi Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) dengan sumber energi baru terbarukan (EBT). Langkah ini merupakan bagian dari strategi nasional untuk mengurangi ketergantungan pada bahan bakar minyak (BBM) serta mempercepat transisi menuju energi bersih.
Program ini ditargetkan selesai pada tahun 2026, dengan harapan dapat menurunkan biaya operasional PLN secara signifikan dan mengurangi emisi karbon di sektor kelistrikan. Penggantian mesin diesel diperkirakan akan menghemat hingga Rp 2,1 triliun per tahun, sekaligus menurunkan intensitas penggunaan BBM sebesar 15 %.
Rincian Program
- Jumlah unit diesel yang diganti: 2.139 unit.
- Jumlah lokasi PLTD yang terlibat: 741 lokasi tersebar di seluruh Indonesia.
- Jenis energi baru terbarukan yang akan dipakai: tenaga surya, angin, dan biomassa.
- Target penyelesaian: akhir 2026.
Manfaat yang Diharapkan
- Peningkatan keamanan energi dengan mengurangi ketergantungan pada impor BBM.
- Pengurangan biaya bahan bakar dan perawatan generator diesel.
- Penurunan emisi CO₂ yang berkontribusi pada target mitigasi iklim nasional.
- Peningkatan kualitas udara di daerah sekitar PLTD.
Proyeksi Dampak Ekonomi
| Aspek | Estimasi |
|---|---|
| Penghematan biaya bahan bakar (per tahun) | Rp 2,1 triliun |
| Pengurangan emisi CO₂ (ton) | 150.000 ton |
| Investasi awal EBT | Rp 5,4 triliun |
Dengan langkah ini, PLN tidak hanya berupaya menurunkan beban biaya operasional, tetapi juga mendukung agenda pemerintah dalam mengurangi intensitas penggunaan BBM serta mempercepat pencapaian bauran energi terbarukan yang ditargetkan sebesar 23 % pada tahun 2025. Implementasi program diharapkan menjadi contoh bagi sektor energi lainnya dalam mengadopsi teknologi bersih.