Setapak Langkah – 12 April 2026 | Pemerintah Kabupaten Barito Utara kembali menegaskan komitmennya dalam memperkuat upaya pencegahan konflik sosial setelah munculnya indikasi peningkatan potensi kerawanan di kalangan warga.
Langkah strategis yang diambil meliputi peningkatan koordinasi lintas sektoral, pelibatan tokoh adat serta lembaga keagamaan, dan pendirian posko pemantauan konflik di beberapa kecamatan. Selain itu, dinas terkait mengadakan pelatihan mediasi bagi aparat keamanan dan relawan masyarakat.
Berikut rangkaian program utama yang dijalankan:
- Penguatan jaringan komunikasi antar‑instansi pemerintah, LSM, dan tokoh masyarakat.
- Penyuluhan hak dan kewajiban warga melalui forum dialog terbuka.
- Pembuatan peta kerawanan berbasis data survei lapangan.
- Pembentukan tim cepat respon konflik yang dapat dikerahkan dalam 24 jam.
Dengan pendekatan preventif ini, diharapkan potensi pertikaian dapat diminimalisir, serta rasa aman dan kepercayaan warga terhadap pemerintah meningkat.