Setapak Langkah – 11 April 2026 | Gatut Sunu Wibowo merupakan tokoh politik asal Tulungagung yang kini memegang jabatan Bupati Kabupaten Tulungagung. Sebelum terpilih sebagai bupati pada Pilkada 2020, ia aktif dalam Partai Gerindra dan pernah menjabat sebagai Ketua DPD Partai Gerindra di tingkat kabupaten.
Berikut rangkaian karier politik Gatut Sunu Wibowo:
| Tahun | Jabatan |
|---|---|
| 2015-2019 | Ketua DPD Partai Gerindra Kabupaten Tulungagung |
| 2020‑sekarang | Bupati Tulungagung |
Meski memiliki rekam jejak yang cukup panjang di dunia politik, nama Gatut Sunu Wibowo kembali menjadi sorotan publik setelah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memasukkan namanya dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang menargetkan dugaan kasus korupsi di wilayah Tulungagung. OTT tersebut berfokus pada penyalahgunaan dana pembangunan infrastruktur dan proyek-proyek publik yang diduga melibatkan pejabat daerah.
Fakta-fakta utama terkait OTT KPK di Tulungagung antara lain:
- Kasus melibatkan dugaan penyimpangan anggaran proyek jalan Kabupaten sebesar Rp 45 miliar.
- Beberapa kontraktor lokal dan pejabat teknis daerah diduga bersekongkol dalam proses lelang yang tidak transparan.
- KPK telah melakukan pemeriksaan terhadap dokumen keuangan, surat keputusan, dan laporan audit internal selama lima tahun terakhir.
Gatut Sunu Wibowo membantah semua tuduhan tersebut dan menyatakan bahwa ia siap bekerja sama dengan penyidik. Dalam pernyataannya, ia menegaskan bahwa tidak ada bukti konkret yang mengaitkan dirinya secara langsung dengan praktik korupsi yang diselidiki.
Berikut rangkuman respons resmi Gatut Sunu Wibowo:
- Menegaskan komitmen untuk transparansi dan akuntabilitas dalam penyelenggaraan pemerintahan.
- Mengajak tim KPK untuk melakukan pemeriksaan terbuka di kantor Pemerintahan Kabupaten Tulungagung.
- Meminta klarifikasi publik terkait prosedur lelang yang dipertanyakan.
Implikasi politik dari OTT ini masih terus dipantau. Beberapa analis memperkirakan bahwa kasus ini dapat memengaruhi citra Partai Gerindra di tingkat daerah, sekaligus menambah tekanan pada pemerintah Kabupaten Tulungagung untuk memperbaiki mekanisme pengadaan barang dan jasa.
Untuk saat ini, proses hukum masih berjalan, dan tidak ada keputusan akhir terkait keterlibatan Gatut Sunu Wibowo. Masyarakat diharapkan menunggu hasil penyelidikan resmi sebelum menarik kesimpulan akhir.