Setapak Langkah – 07 April 2026 | Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, mengungkapkan apresiasi terhadap potensi hasil pertanian di Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur, setelah melakukan pertemuan dengan kelompok tani di Desa Mata Air. Kunjungan tersebut bertujuan meninjau peran produk pertanian lokal dalam mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diselenggarakan pemerintah.
Gibran menekankan pentingnya pemanfaatan hasil tani seperti sayuran, umbi-umbian, dan buah‑buah tropis yang diproduksi oleh petani setempat. Ia menyatakan bahwa kualitas dan kuantitas produk tersebut dapat menjadi sumber utama pasokan makanan bergizi bagi anak‑anak sekolah dan keluarga kurang mampu di seluruh Indonesia.
Beberapa poin utama yang disampaikan selama dialog antara Wapres dan petani meliputi:
- Penguatan jaringan distribusi dari daerah produksi ke pusat logistik nasional.
- Peningkatan kapasitas penyimpanan dengan fasilitas pendingin untuk menjaga kesegaran produk.
- Pemberian pelatihan agrikultur berkelanjutan yang menekankan teknik pertanian organik.
- Skema insentif bagi petani yang berkontribusi secara konsisten pada program MBG.
Program Makan Bergizi Gratis sendiri menargetkan penyediaan makanan bergizi sebanyak 30 juta porsi per tahun, dengan harapan dapat menurunkan tingkat stunting dan meningkatkan status gizi anak di daerah‑daerah terpencil. Dengan melibatkan hasil tani Kupang, pemerintah berharap dapat menciptakan sinergi antara ketahanan pangan nasional dan peningkatan kesejahteraan petani.
Wapres Gibran menutup pertemuan dengan menegaskan komitmen pemerintah untuk terus mendukung petani melalui alokasi anggaran, akses pasar, serta kebijakan yang mempermudah distribusi hasil pertanian ke program sosial. Ia mengajak seluruh pihak terkait untuk berkolaborasi demi tercapainya tujuan bersama: Indonesia yang sehat dan produktif.