Setapak Langkah – 06 April 2026 | Bank Mandiri mencatat kenaikan signifikan pada portofolio kreditnya di tahun 2026, dengan pertumbuhan dua digit meski dihadapkan pada tekanan ekonomi global dan domestik.
Strategi utama yang mendorong performa ini meliputi peningkatan efisiensi pendanaan, optimalisasi kanal digital, serta penyesuaian produk kredit yang lebih responsif terhadap kebutuhan nasabah.
- Efisiensi pendanaan: Bank Mandiri berhasil menurunkan biaya dana melalui diversifikasi sumber pembiayaan dan pemanfaatan pasar modal.
- Transaksi digital: Lebih dari 60% aplikasi kredit baru diproses melalui platform digital, mempercepat waktu pencairan dan mengurangi biaya operasional.
- Produk tersegmentasi: Penawaran kredit UMKM, konsumer, dan korporasi disesuaikan dengan profil risiko serta kondisi pasar.
Namun, pertumbuhan ini tidak lepas dari tantangan. Inflasi yang masih berada pada level tinggi, fluktuasi nilai tukar, serta ketidakpastian kebijakan moneter menambah beban bagi sektor perbankan.
Bank Mandiri menanggapi risiko tersebut dengan meningkatkan pengawasan kredit, memperkuat manajemen likuiditas, dan memperluas kolaborasi dengan fintech untuk mempercepat inovasi.
Dengan fondasi yang kuat pada digitalisasi dan pengelolaan dana yang lebih efisien, Bank Mandiri optimis dapat mempertahankan laju pertumbuhan kredit yang stabil hingga akhir 2026.